Catatan

Menunjukkan catatan yang berlabel SEJARAH

Keunikan dan Pesona Aceh: Negeri Serambi Mekah yang Wajib Dikunjungi

Aceh: Negeri Serambi Mekah yang Kaya Akan Warisan Budaya dan Alam Aceh, provinsi yang terletak di ujung barat Indonesia, dikenal dengan sebutan "Serambi Mekah." Provinsi ini bukan hanya kaya akan sejarah Islam, tetapi juga menawarkan keindahan alam yang memukau dan tradisi budaya yang kuat. Aceh adalah destinasi yang sempurna untuk kamu yang mencari pengalaman wisata yang unik sekaligus mempelajari sejarah panjang Indonesia. 1. Sejarah dan Peran Islam di Aceh Aceh memiliki sejarah panjang sebagai pintu masuk Islam di Nusantara. Sejarah mencatat bahwa Kerajaan Samudera Pasai di Aceh adalah kerajaan Islam pertama di Indonesia. Karena itulah Aceh dijuluki Serambi Mekah, sebagai simbol peran pentingnya dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. Hingga saat ini, adat istiadat dan hukum syariah masih sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat Aceh. Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh menjadi ikon utama yang sering dikunjungi wisatawan. Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempa...

Gambaran singkat tentang sejarah awal Aceh.

Imej
Mesjid Baiturrahman Sejarah Aceh memiliki akar yang sangat tua, dan merupakan salah satu daerah yang memiliki peradaban tertua di Indonesia. Berikut adalah gambaran singkat tentang sejarah awal Aceh: Kerajaan Lamuri (abad ke-7 hingga ke-13 M): Kerajaan Lamuri diyakini sebagai kerajaan pertama yang berdiri di wilayah Aceh pada abad ke-7 Masehi. Kerajaan ini terletak di sekitar Sungai Peusangan dan berkembang menjadi kerajaan perdagangan yang makmur. Kerajaan Samudra Pasai (abad ke-13 hingga ke-16 M): Kerajaan Samudra Pasai, yang didirikan pada abad ke-13 M, merupakan salah satu kerajaan Islam pertama di Indonesia. Kerajaan ini menjadi pusat agama, perdagangan, dan pengaruh Islam di wilayah Aceh. Kerajaan Samudra Pasai terkenal karena pelabuhan dan pusat pembelajaran Islamnya. Kesultanan Aceh Darussalam (abad ke-16 hingga ke-19 M): Kesultanan Aceh Darussalam didirikan pada tahun 1496 oleh Sultan Ali Mughayat Syah. Kesultanan ini mencapai masa kejayaannya pada abad ke-16 dan ke-17, menja...

Beberapa hal yang mungkin menarik untuk diketahui tentang Aceh

Aceh adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di ujung utara pulau Sumatera. Provinsi ini memiliki sejarah dan budaya yang kaya, serta menjadi daerah yang unik dalam konteks Indonesia. Beberapa hal yang mungkin menarik untuk diketahui tentang Aceh: Agama dan Hukum Islam: Aceh dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang menerapkan hukum Islam secara khusus. Sejak tahun 2001, provinsi ini menerapkan syariat Islam yang mencakup bidang hukum, pernikahan, dan tata cara beribadah. Sejarah dan Warisan Budaya: Aceh memiliki sejarah yang panjang dan merupakan salah satu pusat perdagangan penting di Asia Tenggara pada abad ke-16 hingga ke-17. Warisan budaya dan sejarahnya dapat ditemukan dalam benteng-benteng, makam-makam, dan situs-situs sejarah lainnya, seperti Masjid Raya Baiturrahman di ibu kota Banda Aceh. Alam dan Pariwisata: Aceh memiliki keindahan alam yang luar biasa, termasuk pantai-pantai yang indah, gunung-gunung, dan taman nasional. Beberapa tujuan wisata populer di...

Harga Kebebasan Aceh dalam Sejarah Perjuangan Kemerdekaan

Imej
TENGKU HASAN DI TIRO THE PRICE OF FREEDOM: THE UNFINISHED DIARY OF TENGKU HASAN DI TIRO Saya menulis buku ini dalam persiapan untuk kematian saya, syahid - sebuahsaksi untuk sebuah idea yang sebelumnya telah dibuat suci oleh tumpahdarah nenek moyang saya dan baru-baru ini oleh darah tumpah dari pengikut setia saya.Untuk menjaga kebebasan kita, nenek moyang kita telah menderita semua,mengorbankan semua, berani semua, dan meninggal. Sekarang giliran kita untuk melakukan.Saya akhirnya memutuskan untuk melakukan apa yang saya percaya selama ini untukmenjadi takdir saya dalam hidup: untuk memimpin orang-orang saya dan negara saya untukkebebasan. Itu adalah misi hidup saya. Saya akan gagal jika saya gagaluntuk melakukannya. Kejayaan kekayaan dan kekuasaan tidak pernah tujuan sayadalam hidup kerana saya mempunyai kedua di negara saya. Hal ini jelas tidak mudah untuk meninggalkan hidup anda di Riverdale, NewYork, dengan isteri yang cantik dan anak, untuk pergi untuk tinggal di huta...

Aceh Dalam Perang Rahasia Dari Masa Belanda Hingga Indonesia

Imej
GAM Di LIBYA JUDUL tulisan ini sebagai pertanyaan yang harus diberi jawaban dengan kajian suatu fakta berdasarkan sejarah panjang. Karena itu, menyelesaikan masalah Aceh tidak mungkin seperti menyelesaikan gunung yang meletus, hanya kepungan asap di puncaknya saja yang dipadamkan. Untuk menyelesaikan suatu masalah manusia sebagai suatu etnis yang meledak sepanjang zaman harus berdasarkan pertanyaan kenapa perut gunung itu menyimpan magma yang selalu dapat meluap dengan letusan yang merusak alam sekitarnya.Mari kita melihat data historis untuk menjajaki kenapa perut gunung Aceh bergolak terus sepanjang masa. Pertanyaan kenapa Aceh bergolak sepanjang masa dengan singkat dapat terjawab berdasarkan historis yang panjang: Bangsa Aceh selalu diingkari oleh pihak-pihak yang pernah memperoleh jasa dan budi baik rakyat Aceh. Ketika Belanda berjuang mati-matian selama 80 tahun merebut kemerdekaan dari penjajah Spanyol di tahun 1568-1648 M, di mana Belanda kemudian menjadi n...

Kejayaan Aceh yang Mengguncang dunia pada masanya

Imej
Peta Aceh Aceh merupakan negeri yang amat kaya dan makmur pada masanya. Menurut seorang penjelajah asal Perancis yang tiba pada masa kejayaan Aceh di zaman Sultan Iskandar Muda Meukuta Perkasa Alam, kekuasaan Aceh mencapai pesisir barat Minangkabau. Kekuasaan Aceh pula meliputi hingga Perak. Seri Sultan Iskandar Muda kemudian menikah dengan seorang Puteri dari Kesultanan Pahang. Puteri ini dikenal dengan nama Putroe Phang. Konon, karena terlalu cintanya sang Sultan dengan Isterinya, Sultan memerintahkan pembangunan Gunongan di tengah Medan Khayali (Taman Istana) sebagai muzeum cintanya. Kabarnya, sang puteri selalu sedih karena memendam rindu yang amat sangat terhadap kampong halamannya yang berbukit-bukit. Oleh kerananya Sultan membangun Gunongan untuk mengubati rindu sang puteri. Hingga saat ini Gunongan masih dapat disaksikan dan dikunjungi. Pada abad ke-16, Ratu Inggeris yang paling berjaya Elizabeth I sang Perawan, mengirim utusannya bernama Sir James Lancester kepada Kera...

Luahan Hati mantan propaganda GAM ketika bersama Wali Neugara Aceh Almarhum Hasan Tiro

Imej
Irwandi Yusuf Irwandi Yusuf ( Mantan Propaganda GAM ) : AN OBITUARY OF WALI Wali Neugara Alm. Teungku Hasan Muhammad di Tiro, yang telah dipanggil Allah pada tanggal 3 Juni 2010 adalah tokoh yang berpengetahuan dan berwawasan luas. Beliau sosok yang sangat disiplin. Semua yang bertemu dan berfoto dengan Wali harus rapi. Pakai jas dan dasi. Wali ingin orang Aceh itu rapi dan bersih dan pintar. Kalau tidak rapi akan kena semprot. Dalam anggapan umum tokoh-tokoh GAM baik yang ada di Eropa, Malaysia dll., Wali itu orangnya tidak suka berdiskusi alias authoritarian. Suatu waktu kami ke rumah Wali untuk rapat. Saya memakai celana jeans dan jaket, yang lain memakai jas dan dasi. Seperti biasanya, tiap bertemu Wali teman2 memeluk Wali dan cium pipi, saya juga seperti itu - follow suit. Saat itu teman2 yang lain menunggu-nunggu saya dimarahi Wali karena ssya tidak berjas dan berdasi. Soalnya tadi sebelum ke rumah Wali, teman2 senior sudah wanti2 saya agar pke jas dan dasi. Kata mereka ...

Presiden SBY umumkan perang dengan Aceh

History SBY Umumkan Perang Aceh, Terimas Kasih Badan Besar Oleh: Yudi | 20 May 2012 | 18:07 WIB Malam mencekam di Aceh, Pukul 00.00 WIB, 19 Mei 2003.setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan pemberlakukan status Darurat Militer. Konsekuensi dari pemberlakuan status Darurat Militer, Presiden Megawati Sukarnoputri mengizinkan pengiriman 30.000 pasukan TNI dan 12.000 personel polisi ke Aceh. Ini merupakan pengerahan pasukan dan armada perang terbesar Indonesia sejak penempatan militer di Timor Timur pada 1976. Sejak 19 Mei itu, hari-hari di Aceh menjadi kelam. Truk reo yang berisikan pasukan bersenjata tempur hilir-mudik di jalan. Pesawat Bronco tak ketinggalan.Mereka menggempur gunung dan perbukitan yang diklaim tempat bersembunyinya pasukan Gerakan Aceh Merdeka. Aceh berubah jadi daerah perang! Aktivis mahasiswa dan sipil yang b...

Buku singa aceh

Buku ini buah karya H.M Zainuddin yang mengulas tentang diri dan kepribadian Baginda Seri Sultan Iskandar Muda, Semangat giat bekerja untuk memakmurkan Kerjaan dan Agamanya yang segala dengan ketabahan dan pengorbanan, dan mempertahankan negerinya dari kaum penjajah Begitu pula keadilan Sang Baginda Raja yang memperoleh nama gelaran dari Rakyat Aceh "POTEU MEUREUHOM MEUKUTA 'ALAM" artinya Sulthan Almarhum Meukuta Alam, dimana Namanya oleh Pujangga Dunia telah di cantumkan di dalam buku ensiklopedia mereka. Dengan pengharapan Buku SINGA ACEH ini dapat memberi kepuasan bagi yang membacanya dan menambah pengetahuan tentang sejarah masa lalu Aceh. Silahkan anda mendownloadnya secara gratis disini---> Download pass : www.atjehcyber.net Besar kapasitas = 20MB Sumber : atjehcyber.net

HASAN TIRO: CATATAN HARIAN YANG TAK SELESAI (1)

BANDA ACEH (MeunaSAH, 16/3/99), Tengku Hasan Muhammad di Tiro (70)atau dikenal dengan Hasan Tiro, tokoh prokemerdekaan Aceh ternyata penuliscatatan harian yang baik. Itu bisa dibaca dalam karyanya "The Price ofFreedom: The Unfinished Diary". Harian Serambi Indonesia yang terbit diBanda Aceh, menukil buku yang berkisah tentang perjalanan Hasan Tiro ketikapulang ke Aceh 23 tahun lalu. Setelah kepulangannya itu ia menulis: "CatatanHarian yang belum Selesai" itu.Berikut ini nukilan buku itu yang akan dimuat MenunaSAH secara bersambung.HARI itu, 4 September 1976. Satu pesawat meninggalkan New York,Amerika Serikat (AS). Seorang penumpangnya adalah Tegku Hasan Muhammad diTiro. Penerbangan itu menempuh rute Seattle - Tokyo - Hongkong, danwilayah-wilayah Asia Selatan lainnya. Itulah perjalanan yang membawa HasanTiro pulang ke Aceh untuk mewujudkan impiannya, "Memimpin rakyat dan negarasaya". Dalam pesawat, pikiran Hasan Tiro menerawang jauh. Namun, ia pundapat...

Serambi Mekah Bersimbah Darah Sejak Awal Berdiri

Imej
 Aceh dijuluki Serambi Mekkah, merupakan sebuah wilayah kaya raya. Membaca riwayat sejarah Aceh tidak akan lepas dari potret perjalanan panjang sebuah suku bangsa yang penuh dengan air mata dan bersimbah darah. Militansi yang didasari semangat jihad fi sabililillah dalam menentang penjajahan dan ketidakadilan membuat perlawanan rakyat Aceh tidak pernah bisa dilumpuhkan. dalam waktu singkat. Kerajaan Aceh Darussalam dibangun Sultan Ali Mughayat Syah pada tahun 1511 M yang merupakan penyatuan beberapa kerajaan kecil di aceh dan pesisir timur Sumatra seperti Peurelak (di Aceh Timur), Pedir (di Pidie), Daya (Aceh Barat Daya) dan Aru (di Sumatera Utara). Sejak awal berdiri dibawah pimpinan Sultan Ali Mughayat Syah hingga di masa kejayaan Kerajaan Aceh Darussalam, Sultan Iskandar Muda, konflik dan perjuangan bersenjata melawan kolonialisme bangsa Eropa baik portugis maupun Belanda terus berkobar. Terlebih sejak abad ke 19, dibukanya terusan Suez makin membuat posisi kerajaan aceh...

Laksamana Keumalahayati komandan pasukan wanita pertama dunia

Aceh merupakan pintu gerbang bagi Indonesia karena mempunyai kedudukan geografis yang sangat strategis di wilayah Indonesia bagian Barat sejak dulu. Karena posisinya ini, Aceh didatangi banyak bangsa asing dengan bermacam-macam kepentingan mulai dan kepentingan ekonomi, perdagangan, diplomasi politik sampai penyiaran budaya dan agama. Di satu sisi kedatangan mereka membawa dampak positif bagi kepentingan ekonomi, politik, sosial dan budaya. Namun di sisi lain, sebagian dan mereka melakukan tindakan jahat yang dimotivasi kolonialisme dan imperialisme baik di Aceh sendiri maupun wilayah-wilayah sekitarnya. Sebagai reaksi dari tindakan pihak asing yang merugikan, pihak Aceh melakukan perlawanan dalam rangka mempertahankan harkat dan martabatnya. Bangsa asing yang pertama kali datang ke Aceh dan wilayah sekitarnya dengan melakukan tindakan negatif adalah Portugis pada abad XVI. Portugis merebut kota Malaka dan tangan-tangan orang Islam pada tahun 1511. Di samping itu, Portugis juga mel...

Cut Nyak Meutia memimpin pasukan berani melawan Belanda

Cut Nyak Meutia bukan nama asing bagi rakyat Indonesia dan tidak dapat dikesampingkan di antara nama-nama pejuang yang menentang penjajahan Belanda di tanah air. Wanita pejuang ini lahir di daerah Keureutoe, Pasai, pada tahun 1870 atau tiga tahun sebelum kedatangan penjajah Belanda di bumi Aceh. Pada saat berjuang puteri Teuku Ben Daud, Uleebalang Perak ini, ditemani suaminya yang bernama Teuku Cut Muhammad yang bergelar Cik Tunong. Sebelum menikah dengan Teuku Cut Muhammad, wanita cantik ini telah menikah dengan Teuku Syam Syarif anak angkat pasangan pejuang Cut Nyak Asiah (Cut Nyak Jeurar Manyang) dan Teuku Cik Muda Ali. Cut Nyak Asiah sendiri menjabat sebagai Uleebalang Cik Keureutoe setelah suaminya, Teuku Cik Muda Ali mangkat. Selain sebagai Uleebalang. Cut Nyak Asiah juga seorang diplomat handal dan kaya. Di samping berparas cantik, Cut Nyak Asia juga bertubuh langsing dan kuat bertenaga. Karena itu ia diangkat menjadi koordinator gabungan para Uleebalang sehingga digelari Cut N...

Cut Nyak Dien pahlawan wanita Aceh yang gagah berani

Di antara sekian banyak pejuang Indonesia yang menentang penjajahan Belanda, ada seorang nama pahlawan wanita yang gagah berani, dia adalah Cut Nyak Dien. Namanya terukir dengan tinta emas di sanubari rakyat Indonesia sebagai pahlawan wanita dari Aceh. Ayahnya bernama Teuku Nanta Cik Setia Raja. Ibunya seorang puteri bangsawan (uleebalang) Lampagar yang gagah berani pada masa Sultan Alauddin Mansur Syah. Perkawinan Teuku Nanta Cik Setia Raja dikaruniai dua orang putera dan seorang puteri. Seorang puteranya mangkat dan seorang lagi bernama Cut Rayeuk, dan seorang puteri itu adalah Cut Dien yang lahir pada tahun 1850. Mendekati remaja, Cut Dien merupakan gadis belia Aceh yang sangat cantik, cerdas, tangkas, dan baik budi. Pada suatu hari datanglah tamu dari Lamnga ke Lampadang. Tamu itu adalah utusan Teuku Ujung Aron Imam Lamnga (Teuku Abas) yang bertujuan meminang Cut Nyak Dien untuk disandingkan dengan Teuku Cik Ibrahim putera Teuku Abas. Pinangan diterima dan tak lama kemudian tepa...